Senin, 04 Oktober 2010

iCasanova di era cybernatic............... Kamis, 14 September 2006 @ 14:09 WIB - Diar

iCasanova di era cybernatic...............
Kamis, 14 September 2006 @ 14:09 WIB - Diar


Pada tahun 1753 di Venesia,sebuah kota cantik di Italia,hiduplah seorang pria tampan yang mempunyai reputasi tinggi dalam menaklukkan wanita.Casanova, demikian namanya.Tak terhitung sudah wanita yang menjadi taklukannya.Namun dari sekian banyak wanita yang berhasil direngkuhnya ,tidak ada satupun wanita yang mampu singgah lama di hatinya.Casanova berpetualang dari satu wanita ke wanita yang lain untuk menemukan wanita impiannya.Casanova akhirnya menemukan cintanya kepada sosok seorang penulis jaman itu,Franseca.Franseca,wanita cerdas dan cantik itu begitu memikat Casanova,sayang Franseca sudah dijodohkan dengan seorang bangsawan kaya raya.

Kisah Casanova akhirnya menjadi lambang dari perjuangan seorang lelaki dalam mengejar cintanya.Tidak seperti halnya Romeo yang hanya bersinggungan dengan satu wanita,Casanova identik dengan petualangan liar dalam menggoda dari satu wanita ke wanita yang lain.Sebuah kemampuan yang tidak setiap lelaki mampu melakukannya.

Dari waktu ke waktu selalu lahir Casanova – Casanova baru dengan berbagai versinya.Pada era cybernatic ini ,dimana teknologi internet memudahkan semuanya,Casanova pun mendapat ruang untuk tumbuh.Namun tidak seperti halnya Casanova di jaman dahulu yang berpetualang mencari cinta sejatinya,Casanova di era sekarang berpetualang untuk mencari penghasilan dengan melakukan penipuan mengatasnamakan cinta.

Seorang teman wanita,sebut saja Melati,yang merupakan penggiat dalam salah satu komunitas di internet pernah menjadi korban keisengan Casanova modern ini.Berawal dari keakraban di salah satu milist ,Melati sering terlibat perbincangan akrab di Yahoo Messenger dengan seorang cowo,sebut saja A .Rupanya kemampuan berkomunikasi dan kemampuan berdiskusi dari si A ini memikat teman wanita tadi.Singkatnya mereka pun menjadi akrab.Seiring dengan keakraban tersebut mulailah pertemuan keduanya sering dilakukan.Entah sudah ada benih cinta atau belum,yang jelas kencan mingguan menjadi sering dilakukan.Entah itu sekedar jalan bersama,makan ataupun nonton film.

Suatu ketika mereka berdua sepakat untuk pergi nonton film.Di tengah menunggu waktu pemutaran film,Melati merasakan ada sesuatu yang tak nyaman,Melati rupanya kebelet ingin pipis.Sialnya di toilet banyak yang antre saat itu.Maka agar lebih enak dalam melakukan antrian dan lebih leluasa dalam melakukan aktifitas di toilet,Melati menitipkan tasnya pada si A tadi,toh mereka sudah akrab.Apalagi ruang tunggu,tempat si A duduk terlihat dari tempat Melati melakukan antrian.Melati melakukan aktifitas di toilet tanpa firasat buruk sekalipun terlintas di pikirannya.10 menit berlalu dan Melati keluar toilet dengan perasaan lega luar biasa.Namun kelegaan tersebut hanya sesaat.Di ruang tunggu tak dilihatnya lagi si A.Ditunggunya si A di tempat duduk yang sama,mungkin si A sedang ke toilet juga.Namun sampai pintu bioskop di buka si A tidak muncul juga.Melati hanya terduduk lemas,si A kabur membawa pergi tasnya.

Selain pintar berkomunikasi dan cerdas,Casanova di era ini juga akan memperlihatkan kesan mahal dalam penampilannya.Citra sebagai orang kaya sengaja ditonjolkan oleh Casanova ini untuk menjerat mangsanya.Lagi-lagi seorang teman mengalami penipuan,sebut saja Mawar.Perkenalannya dengan seorang “pengusaha” dari Bali membuatnya berbunga-bunga.Maklum usianya yang menjelang 30 tahun membuatnya mulai berpikir resah soal jodoh.Ketika si Mawar diundang ke Bali dan disewakan penginapan mahal,Mawar semakin yakin bahwa jodohnya telah datang.Apalagi setelah si “pengusaha”tadi menyinggung-nyinggung soal keseriusannya dan berkeinginan melanjutkan hubungan sampai ke pernikahan.Namun keyakinan itu lama-lama menjadi goyah.Si “pengusaha” makin sering “meminjam uang dari si Mawar.Banyak alasan yang dikemukakan agar bisa meminjam uang.Ketika permintaan peminjaman uang itu mencapai hitungan ke tiga kalinya,si Mawar mulai ragu.Teman-teman Mawar meyakinkannya agar dia menyudahi hubungan yang tidak sehat itu.

Cerita diatas adalah benar-benar terjadi.Kemudahan mencari kenalan di internet dimanfaatkan oleh orang-orang berotak kriminal untuk menjerat mangsanya.Kemampuannya memainkan perasaan wanita membuat beberapa orang terpikat tanpa bisa berpikir jernih. Memang bukanlah sebuah sikap yang salah apabila seseorang jatuh cinta pada teman dari dunia cyber.Namun mencoba bertindak lebih hati-hati dan bersikap seperti intelijen mutlak diperlukan.Tentu saja dengan catatan tidak menjadi serta merta paranoid,yang membuat seseorang selalu takut akan bayangan sendiri yang belum tentu akan terjadi.Mencoba mencari tahu dimana sekolahnya dulu, dan berusaha untuk cari tahu siapa teman-temannya atau setidaknya mencoba masuk ke lingkungan pergaulan dia adalah bentuk lain dari sikap kehati-hatian akan teman baru kita dari dunia cyber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar